Perbandingan Kekuatan Pukulan Mike Tyson vs Jake Paul: Iron Mike Berisiko Ambruk!

Perbandingan kekuatan pukulan Mike Tyson vs Jake Paul kelihatannya menarik untuk diulas. Apalagi kedua petinju yang dimaksud berbeda usia 31 tahun itu akan berada di dalam satu ring yang digunakan sebanding pada pertarungan yang dimaksud diselenggarakan di area AT&T Stadium, 15 November mendatang.
Tyson diketahui memutuskan gantung sarung tinju alias pensiun pada 2005 usai dikalahkan Kevin McBride, ketika ia berusia 38 tahun 346 hari. Selang 10 tahun kemudian, Iron Mike kembali ke ring tinju.
Kali ini Tyson bertinju menghadapi Roy Jones dalam Staples Center pada pertarungan eksibisi. Dalam pertarungan delapan ronde tersebut, Si Leher Manusia Beton melegakan sejumlah pukulan ke arah mantan juara empat divisi tersebut.
Mengutip dari Compubox, Tyson berhasil mendaratkan total pukulan dengan persentase 37,9 persen. Sementara kekuatan pukulan berada di tempat 41,6 persen.
Jika dirinci lebih tinggi jauh, Tyson mendaratkan 67 kali dari 193 pukulan yang dimaksud dilepaskannya, 10 jab, kemudian kekuatan pukulan 57. Di usianya yang dimaksud tak muda lagi, Tyson masih terlihat berbahaya.
Lantas, bagaimana dengan Jake Paul?
Merujuk pada pertarungan terakhir Jake Paul vs Mike Perry, petinju Youtuber itu berhasil mendaratkan 96 pukulan dari 226 pukulan (42,5 persen) yang tersebut dilepaskannya. Sebanyak 52 pukulan jab, serta 44 pukulan kuat (52,4 persen). Melihat statistik mengerikan ini tak aneh apabila Paul berhasil merobohkan lawannya sebanyak tiga kali (ronde pertama, kedua, lalu keenam), sebelum akhirnya dinyatakan menang TKO dalam ronde keenam.
Ini merupakan perbandingan kekuatan pukulan Tyson lalu Paul, bagaiman menurut penggemar tinju di dalam Tanah Air. Kira-kira siapa yang digunakan akan segera mengundurkan diri dari sebagai pemenang dalam stadion berkapasitas 80 ribu penonton tersebut.
Tapi apabila mengacu pada pertarungan terakhir Paul, Tyson setidaknya harus berhati-hati. Pasalnya, petinju yang ketika ini miliki rekor 10 menang (7 KO) serta sekali kalah itu telah meningkatkan kemampuannya pada bertinju.






