Kemnaker Gelar Job Fair dalam JIExpo, Ada 175.000 Lowongan Kerja

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengadakan Naker Fest 2024 atau job fair nasional di area JIExpo Kemayoran, Ibukota Pusat, pada hari terakhir pekan (23/8/2024). Gelaran job fair nasional yang disebutkan dihelat selama tiga hari hingga 25 Agustus 2024 besok.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengungkapkan acara Naker Fest 2024 kali ini membuka penyediaan lowongan pekerjaan hingga 175 ribu. Ketersediaan beratus-ratus ribu lowongan pekerjaan yang disebutkan dibuka oleh lebih besar dari 200 perusahaan.
“Kami menyelenggarakan job fair nasional yang dimaksud alhamdulillah tahun ini lowongan pekerjaan, kita sediakan 175.000 lowongan yang disertai oleh 200 perusahaan,” ujar Ida.
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN PT Jasa Raharja untuk Lulusan SMA/SMK-S1 hingga 23 Agustus 2024
Dia mengungkapkan penyediaan lowongan pekerjaan yang dimaksud disediakan secara luring di tempat lokasi penyelenggaraan Naker Fest 2024. Selain secara luring, Ida menyebutkan lowongan pekerjaan yang disebutkan disediakan secara daring melalui layanan Karirhub SiapKerja.
“Semua layanan yang dimaksud kami sediakan untuk merancang dan juga mengorkestrasi Sistem Data Pasar Kerja (SIPK) yang mana merupakan pilar penting dari lingkungan ekonomi kerja,” tutur Ida Fauziyah.
Kegiatan Naker Fest 2024 terdiri dari 3 kluster. Selain Job Fair Nasional 2024, kluster lainnya meliputi Naker Award, yaitu penghargaan terhadap 8 perusahaan terbaik.
Adapun delapan kategori perusahaan yang dimaksud terdiri dari perusahaan/BUMN yang digunakan mempekerjakan tenaga kerja disabilitas; perusahaan yang patuh terhadap Keselamatan Aspek Kesehatan Kerja (K3) dan juga Zero Accident dan juga perusahaan yang mana berikrar terhadap penanggulangan HIV/AIDS.
Baca Juga: LPDP Buka Lowongan Kerja untuk Berbagai Jurusan, Fresh Graduate, Ayo Daftar!
Selanjutnya, kategori perusahaan yang dimaksud terlibat di memberikan pelayanan serta pemeliharaan pekerja migran beserta kepala tempat yang berikrar pada perkembangan ketenagakerjaan. Kluster terakhir, diadakan festival vokasi yang tersebut memberikan informasi mengenai pentingnya peningakatan kompetensi berkelanjutan bagi tenaga kerja ketika menghadapi pangsa kerja yang dinamis.
“Pendidikan dan juga pelatihan vokasi dapat menjadi batu loncatan pada memulai pembangunan biosfer link and match di area bursa kerja,” kata dia.






