Jokowi Berkantor dalam IKN Besok, Akankah Rencana Sidang Kabinet Terlaksana?
Jakarta – Istana Kepresidenan menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan berkantor di Ibu Daerah Perkotaan Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin, 29 Juli 2024. Jokowi akan berkantor selama tiga hari ini ke IKN.
Kunjungan Jokowi ke IKN mulai Ahad, 28 Juli 2024, terjadi di dalam sedang kabar kepala negara mengatur sidang kabinet untuk pertama kali pada calon ibu kota baru. Wacana Jokowi mengatur rapat paripurna ke IKN awalnya diungkap pejabat di lingkaran Istana terhadap Tempo.
Narasumber itu menyampaikan Jokowi akan mengadakan sidang kabinet pada 30 Juli 2024. Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Perkotaan Negara, Danis Sumadilaga, membenarkan mengenai kemungkinan otoritas mengadakan sidang kabinet untuk Tempo pada Senin, 22 Juli 2024.
Menteri Komunikasi lalu Informatika Budi Arie juga menginformasikan bahwa akan datang ada sidang kabinet pada waktu dekat. Namun belum ada kepastian mengenai tanggal. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan terhadap Tempo bahwa untuk sementara Sidang Kabinet dijadwalkan pada 1 Agustus 2024.
“1 Agustus sementara rencana rapat kabinet pada IKN. Saya belum dapat undangan,” kata Zulhas melalui instruksi singkat terhadap Tempo, Senin, 22 Juli 2024.
Deputi Protokol kemudian Dunia Pers Sekretariat Presiden tidaklah menjawab instruksi Tempo pada Ahad, 28 Juli 2024, pada waktu ditanya mengenai kepastian sidang kabinet pada kunjungan Jokowi ke IKN kali ini. Presiden Jokowi tidaklah mau menjawab mengenai jadwal sidang kabinet pada IKN. Menteri Sekretaris Negara Pratikno lalu Sekretaris Kabinet Pramono Anung belum merespons arahan Tempo perihal isu ini.
Jokowi mengaku masih mengantisipasi kesiapan infrastruktur dasar dalam IKN. “Kalau semuanya telah siap. Kalau kursinya belum ada gimana? duduk, masa lesehan, sidang kabinet masa lesehan,” kata Jokowi usai meresmikan Golden Visa di dalam hotel yang tersebut berlokasi di DKI Jakarta Selatan, 25 Juli 2024.
Pakar urusan politik Badan Penelitian kemudian Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro memaparkan Jokowi hendak memverifikasi bukan ada yang dimaksud berubah mengenai keinginannya memindahkan aktivitas pemerintahan dari Ibukota Indonesia ke IKN. “Karena itu, sidang kabinet pun akan diselenggarakan di dalam sana, meskipun untuk itu harus dikebut semuanya,” katanya dihubungi Tempo pada Sabtu, 27 Juli 2024.
Dihubungi terpisah pada Rabu, Pengamat kebijakan pemerintah dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menafsirkan Jokowi juga tidaklah ingin merasa terkesan gagal dengan pembangunan IKN yang digunakan tertunda. “Sehingga Jokowi memberi sinyal politik, ngotot bahwa beliau tegas mendirikan IKN,” katanya.
Siti lalu Ujang satu pendapatan mengenai motif lain menyelenggarakan sidang kabinet ke IKN adalah untuk memberi kesan positif terhadap pemodal untuk menanamkan modal ke calon ibu kota baru. Sebab sampai ketika ini belum ada penanaman modal asing yang mana masuk ke IKN.
Agenda Jokowi Berkantor pada IKN Awal Pekan Depan
Dalam jadwal resmi akhir pekan ini, Presiden Jokowi akan segera mengecek kesiapan infrastruktur dalam IKN. Jokowi akan mengesahkan jembatan Pulau Balang Bentang Panjang serta peninjauan jalan tol IKN.
“Juga peninjauan Kantor Presiden kemudian Istana Negara,” kata Deputi Protokol juga Industri Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana melalui arahan singkat pada Sabtu, 27 Juli 2024.
Istana juga meyakinkan Jokowi akan melakukan peninjauan lainnya salah satunya pengecekan kesiapan tempat Upacara HUT RI. Serta Sarana juga Prasarana pendukung lainnya.
Yusuf mengungkapkan bahwa hari ini Presiden Jokowi kemudian Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan bermalam di Kantor Presiden IKN. “Besok Beliau akan berkantor pada Kantor Presiden dalam Ibu Daerah Perkotaan Nusantara,” katanya melalui arahan singkat terhadap Tempo, Ahad, 28 Juli 2024. Di IKN, Jokowi akan berkantor selama tiga hari.
Istana Sebut Presiden Jokowi Berkantor di IKN Tiga Hari Mulai Besok
Artikel ini disadur dari Jokowi Berkantor di IKN Besok, Akankah Rencana Sidang Kabinet Terlaksana?




