1.052 Hari Gagal Memenangkan pada MotoGP 2024, Marc Marquez: Tahun Ini adalah Belum Berhasil, Tahun Depan Pasti Terjalin

Marc Marquez beri respons usai tak pernah menang pada 1.052 hari dalam MotoGP. Dia mengaku tak memusingkan hal yang dimaksud sebab pada waktu ini fokusnya adalah mengembangkan motor juga performa sama-sama Gresini Ducati.
Sudah 11 seri lalu 22 balapan plus sprint MotoGP 2024 digelar, tetapi Marc Marquez masih belum pecah telur di musim debutnya sama-sama Gresini Ducati. Pada akhir pekan lalu di dalam GP Austria 2024, ia gagal finis lantaran kecelakaan pada sprint juga kemudian berakhir dalam tempat keempat pada balapan utama di dalam Sirkuit Red Bull Ring itu.
Itu berarti sudah ada 1.052 hari The Baby Alien tak meraih kemenangan balapan utama MotoGP. Kali terakhir dirinya naik podium utama adalah pada GP Emilia-Romagna pada 24 Oktober 2021, pada waktu ia masih berseragam Repsol Honda.
Kendati sudah ada hampir tiga tahun tak menang balapan, Marquez mirip sekali tak ambil pusing. Menurutnya, sekarang dirinya ingin terus mengembangkan performanya di area MotoGP 2024 serta targetnya adalah hanya saja naik podium.
“Ini adalah tahun pengembangan. Dan saya sedang membangunnya selangkah demi selangkah. Dan saya ingin menjamin diri saya berhasil naik podium. Jika saya tidaklah berhasil menang tahun ini, maka itu akan terjadi tahun depan,” kata Marquez dilansir dari Speedweek, Mulai Pekan (19/8/2024).
Marquez bisa saja dibilang memang benar belaka tinggal mengantisipasi waktu semata untuk dapat menang lagi. Sebab, ia sudah ada bisa jadi berkali-kali naik podium pada MotoGP 2024.
Tercatat peserta balap berusia 31 tahun yang dimaksud telah naik podium empat kali pada balapan utama musim ini dengan tiga dalam antaranya menjadi runner up. Sementara di sprint, beliau telah lima kali finis di tempat tiga besar dari 11 seri yang dimaksud ada.
Saat ini, Marquez duduk di tempat peringkat empat klasemen sementara MotoGP 2024 dengan raihan 192 poin. Patut ditunggu berapa lama lagi rider jika Spanyol itu sanggup mematahkan dominasi Francesco Bagnaia serta Jorge Martin untuk bisa jadi kembali ke jalur kemenangan.






