Konsekuensi Kecanduan Nonton Video Porno seperti Armor Toreador, Depresi hingga Picu KDRT

JAKARTA – Armor Toreador dan juga Cut Intan Nabila cekcok alias bertengkar pasca sang suami ketahuan nonton video porno melalui ponselnya. Usut punya usut, Armor Toreador rupanya kerap mempunyai kebiasaan menonton video porno.
Berkaca dari persoalan hukum tersebut, apakah seseorang yang tersebut keseringan menonton video porno memicu melakukan aksi kekerasan?
Berbagai penelitian telah dilakukan menemukan hubungan antara konsumsi berlebihan pornografi dengan risiko depresi dan juga kecemasan yang mana lebih banyak tinggi.
Paparan berulang terhadap konten seksual eksplisit dapat menyebabkan pembaharuan mood yang dimaksud tajam dan juga meningkatkan tingkat stres.
Hal itu yang mampu memicu seseorang yang dimaksud hobi menonton video pornografi, bisa jadi sekadar melakukan aksi kekerasan, termasuk KDRT.
Seseorang dapat dikatakan kecanduan ponografi ketika video porno telah berdampak pada keberadaan sehari-harinya, seperti rusaknya hubungan atau bahkan hilangnya pekerjaan.
Kondisi ini termasuk pada gangguan psikologis dan juga perlu diatasi untuk memperbaiki kualitas hidup penderitanya.
Selain itu, umumnya, seseorang yang dimaksud kecanduan pornografi kerap merasa kesal ketika diminta untuk mengempiskan atau berhenti menonton video porno.
Meski telah mencoba berhenti menonton video porno, tetapi mereka biasanya tak kunjung berhasil. Bahkan, ada juga yang dimaksud sampai menggunakan pornografi sebagai cara untuk mengatasi stres, kesepian, atau kesedihan.





