Wargnet Serang Medsos Perum Peruri akibat E-Meterai CPNS Eror

JAKARTA – Website sistem meterai elektronik BUMN Perum Peruri mengalami eror sejak kemarin hingga pagi ini, Rabu (4/9). Alhasil ribuan warganet menggeruduk media sosial Peruri baik Instagram lalu X.
Diketahui meterai elektronik atau E-Meterai merupakan bagian dari proses pendaftaran partisipan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024.
Ketidaksiapan sistem di proses rekrutmen CPNS ini menyebabkan warganet marah. Terlebih, batas akhir pendaftaran adalah pada 6 September 2024.
“Rakyat dalam paksa digital, sistem nya sendiri belum siap. LAWAK!,” tulis akun Instagram @bimatejakusuma pada komentarnya di area postingan Instagram @peruri.indonesia,
Dikonfirmasi terpisah, Sandi (26) mengakui dirinya mengalami kesulitan pada mengakses E-Meterai pada website Peruri sejak Selasa (3/9).
“Benar, saya gak bisa saja nih akses website utama e-meterai Peruri serupa belasan mitranya, error kemudian gak tersedia e-meterainya,” kata Sandi untuk MNC Portal, Rabu (4/9).
Sejatinya, Peruri telah lama memberikan alternatif bagi calon pendaftar ASN untuk mengakses e-meterai melalui mitra reseller lainnya. Sayangnya, masih terdapat kendala yang tersebut dialami.
“Di mitranya masih gak bisa, ini sudah ada mendekati deadline,” terang Sandi.
Sebagai catatan, bahwa dokumen CPNS wajib dibubuhkan e-meterai sebagai tanda sah lalu bukti legal. E-meterai juga digunakan untuk meyakinkan setiap dokumen sudah ada memenuhi persyaratan yang tersebut ditetapkan panitia seleksi.
Dalam rilisnya pada 19 Agustus 2024, Peruri mulai meluncurkan website e-Meterai melalui https://meterai-elektronik.com/ yang digunakan dirancang khusus untuk memudahkan kontestan CASN di membeli serta menggunakan e-Meterai untuk berbagai keperluan dokumen pendaftaran.
“Website e-Meterai https://meterai-elektronik.com/ mendapatkan jaminan dari PERURI yang tersebut telah dilakukan dilengkapi dengan sistem refund dana bagi para calon kontestan dengan kuota e-Meterai yang mana tak digunakan pada satu invoice pembelian.” terangnya.





