TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan Perjalanan Apostolik Paus Fransiskus di tempat Indonesia

JAKARTA – TNI-Polri mengatur apel pasukan gabungan pada Lapangan B3, Markas Besar TNI, Cilangkap, Ibukota Indonesia Timur, Awal Minggu (2/9/2024). Apel gabungan ini diadakan sebagai persiapan pengamanan International Sustainibility Diskusi (ISF) lalu kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia.
Pantauan di dalam lokasi, apel penghargaan pasukan itu dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Pemimpin upacara adalah Panglima Komando Gabungan Wilayah Defense (Pangkogabwilhan) 1, Laksamana Madya Agus Hariadi kemudian Komandan Korps Brigade Mobil (Dankorbrimob), Komisaris Jenderal Imam Widodo.
Sementara kontestan apel terlihat hadir dari pasukan-pasukan mulai dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Kogartap, Polisi Militer hingga pasukan Brigade Mobil (Brimob), Detasemen Khusus (Densus) 88 hingga Korps Lalu Lintas Polri.
Selain itu, upacara ini juga melibatkan unsur dari eksekutif mulai dari pasukan Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satpol PP hingga Dinas Perhubungan.
Sebelum upacara dimulai, Agus Hariadi serta Imam Widodo bersatu perwira tinggi lain dari TNI-Polri melakukan pengecekan perlengkapan dengan menyambangi tiap-tiap pasukan di dalam barisannya.
Agus Hariadi membacakan amanat dari Panglima TNI Jendera Agus Subiyanto. Dalam amanat itu, Agus berpesan agar pengamanan ini merupakan tugas kehormatan bagi negara Indonesia.
“Petugas TNI yaitu menjamin keamanan, keselamatan serta kenyamanan seluruh peserta. Kalian akan menjadi etalase serta tampilan profil seluruh prajurit TNI yang mana harus memberikan kesan terbaik,” kata Agus Hariadi ketika membacakan amanat Panglima TNI.
Sementara itu, Imam Widodo turut membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Imam menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini penting bagi Polri.
“Kehadiran polisi harus menjadi pelindung, pengayom. Ini adalah momen menunjukkan jatidiri kita, ini pertarungan kredibilitas negara kita di dalam Indonesia,” tuturnya.





