Olahraga

Venue Hampir Rampung, Aceh Siap Gelar PON XXI

Aceh selaku satu tuan rumah PON XXI Aceh-Sumut 2024, terus mempersiapkan segala infrastruktur pendukung. Dengan persiapan yang mana sudah mencapai tahap akhir, tuan rumah berikrar untuk memberikan yang terbaik, baik dari sisi infrastruktur maupun pelaksanaan event.

Suwarno selaku Ketua Panitia Pengawas lalu Pengarah PON XXI Aceh-Sumut menyatakan persiapan pada Aceh sudah ada mencapai tahap finalisasi, dengan fokus utama pada kesiapan venue dan juga sarana pendukung lainnya. “Kami sudah pernah melakukan finalisasi di area berbagai sektor, baik dari segi infrastruktur maupun sarana pendukung. Venue-venue utama yang digunakan akan digunakan pada PON XXI sudah ada siap digunakan, dengan persentase kesiapan mencapai 95%,” kata beliau pada Dialog Pertemuan Merdeka Barat 9 (FMB9) yang mana mengangkat tema ‘PON XXI Aceh-Sumut: Dorong Prestasi Atlet pada Tengah Syariat Islam’, Rabu (21/8/2024).

Salah satu venue yang digunakan menjadi pusat perhatian, yakni Stadion Harapan Bangsa di dalam Banda Aceh, yang mana akan menjadi tempat upacara membuka PON XXI. Stadion ini telah dilakukan menjalani renovasi besar-besaran dan juga saat ini hanya saja menyisakan sedikit pekerjaan pada bagian luar stadion.

“Tinggal beberapa bagian luar yang digunakan harus diselesaikan, namun kami optimis semua akan siap pada waktunya,” imbuh dia.

PON XXI ini menjadi istimewa akibat untuk pertama kalinya diadakan di dalam dua provinsi sekaligus. Aceh juga Sumatera Utara masing-masing akan menjadi tuan rumah bagi berbagai cabang olahraga.

Di Aceh sendiri, selain di dalam Banda Aceh, beberapa pertandingan juga akan diselenggarakan dalam sembilan kabupaten/kota lainnya, seperti Lhokseumawe yang tersebut akan mengatur pertandingan Paralayang.

“Kami mengupayakan agar standar venue dan juga peralatan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh induk cabang olahraga. Semua pihak dalam Aceh dan juga Sumut telah dilakukan bekerja keras untuk melakukan konfirmasi kelancaran jalannya PON kali ini,” beber Suwarno.

Di samping itu, Aceh juga sudah pernah mempersiapkan berbagai sarana pendukung untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan PON. Dalam hal ini, pemerintah pusat juga wilayah bekerja identik untuk menyediakan berbagai sarana yang digunakan dibutuhkan.

Sebanyak 26 venue di area Aceh telah lama disiapkan dengan dukungan dari APBD Aceh, sementara 18 venue lainnya mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Persiapan yang tersebut matang ini, lanjut dia, tidak ada hanya saja bertujuan untuk suksesnya penyelenggaraan, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman yang digunakan berkesan bagi seluruh kontingen serta tamu yang datang ke Aceh.

Menurut, Suwarno, PON XXI dalam Aceh dan juga Sumatera Utara akan menjadi tonggak penting pada sejarah olahraga Indonesia. PON ini sekaligus memacu lahirnya atlet-atlet berkualitas yang tersebut siap berlaga dalam kancah internasional.

PON XXI ini diharapkan tidaklah hanya saja menjadi event kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat persatuan serta menunjukkan kemajuan infrastruktur di area Aceh kemudian Sumut. “Semoga semua berjalan lancar, serta PON kali ini sanggup menjadi yang dimaksud terbaik dari segi penyelenggaraan kemudian prestasi,” pungkas Suwarno.

Related Articles

Back to top button