Meghan Markle Bakal Tertawa Paling Akhir, Siapkan Podcast usai Acara Masaknya Penuh Kritik

JAKARTA – Setelah merilis serial masak di area Netflix yang mana menuai kritik, Meghan Markle segera kembali dengan podcast baru lalu seseorang pakar kerajaan menyatakan langkah terbaru Duchess of Sussex mengirimkan arahan yang digunakan sangat menyakitkan.
Bulan ini, Meghan Markle meninjau acara gaya hidup With Love, Meghan, masuk pada Top 10 layanan streaming – meskipun acara itu telah dilakukan dikritik habis-habisan oleh para kritikus. Tidak cuma itu, telah dilakukan diberitahukan bahwa acara itu juga akan kembali untuk seri kedua akhir tahun ini.
Dikutip Mirror, muncul berita bahwa Duchess of Sussex juga meluncurkan podcast barunya, Confessions of a Female Founder, yang akan memperlihatkan ia melakukan “percakapan jujur” dengan “wanita-wanita luar biasa” tentang keberhasilan kemudian perjuangan perusahaan mereka.
Podcast yang disebutkan dibuat sebagai bagian dari kesepakatan yang tersebut ditandatangani Meghan tahun lalu dengan Lemonada Media, yang menyatakan bahwa para pendengar akan mendengar “kisah-kisah tanpa filter di tempat balik keberhasilan para pendiri perempuan terkemuka”.
Menurut pakar serta sejarawan kerajaan Dr Tessa Dunlop, meskipun Meghan menghadapi kritikan keras, dialah yang dimaksud tertawa terakhir. “Betapa senangnya dunia membenci Meghan menghadapi versi kesempurnaannya yang mana diserialkan – With Love Meghan. Itu bahkan telah lama mengilhami kata kerja baru – menonton dengan kebencian. Duchess of Sussex telah terjadi menjadi sasaran empuk bagi perasaan tidak ada mampu dan juga cemburu kita sendiri,” kata Tessa Dunlop.
“Berani sekali. Dia, desah jutaan pemirsa, sebelum beralih ke episode lain yang digunakan lebih banyak sejumlah lagi dengan lebih banyak banyak lagi tayangan yang penuh kebencian. Ada sesuatu yang mana ironis tentang fakta bahwa Meghan telah dilakukan merancang strategi kreatif (termasuk akun Instagram dengan 2,5 jt pengikut) yang digunakan mempersenjatai semua pembenci itu lalu mengubah klik dia menjadi keuntungan,” ujar Tessa Dunlop.
Meskipun ulasan yang dimaksud suram lalu kebencian universal, With Love Meghan duduk dengan bangga pada satu puluh besar global Netflix. Lumayan untuk manusia aktris yang digunakan pernah menjadi pemeran sampingan pada serial kelas B yang mana disebut Suits.
“Serial With Love, Meghan yang kedua telah terjadi dipesan kemudian difilmkan. Kesempurnaan lebih banyak lanjut sedang pada proses. Dan awal April akan mengawasi peluncuran serial podcast lainnya – Confessions of a Female Penggagas with Meghan,” tuturnya.
Tessa menambahkan bahwa dengan semua proyek ini di proses, Meghan mengirimkan arahan yang tersebut sangat jelas – teristimewa terhadap para bangsawan.
“Jangan sampai para pembenci meragukan perusahaan yang digunakan merek ikuti – Presiden Amerika Serikat Donald Trump-lah yang dimaksud mengumumkan bahwa ia akan membiarkan Harry sendiri selama pengajuan visa Amerika yang tersebut terkepung akibat ia sudah ada punya cukup berbagai permasalahan dengan istrinya. Ia mengerikan,” ucapnya.
“Bagi pemirsa dalam Inggris, kemenangan Meghan di tempat media akan menjadi pil pahit yang dimaksud harus ditelan sebagian orang. Diam-diam, sejumlah dari kita yang menginginkan Meghan gagal: ia mencuri pangeran kita serta menghina keluarga pertama kita serta melarikan diri dengan peringkat kemudian gosip ke Amerika Serikat tempat ia berhasil. Bukti bahwa benar-benar ada keberadaan setelahnya Keluarga Kerajaan,” kata Tessa Dunlop.






