PNM dorong pelaku bidang usaha ultra mikro berani berinvestasi

Untuk Maret 2024, jumlah total pengguna PNM yang mana naik kelas ke Pegadaian ataupun BRI telah terjadi mencapai 1,35 jt nasabah
Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengupayakan para pengguna inisiatif Membina Kondisi Keuangan Keluarga Sejahtera (Mekaar) untuk berani meninggalkan dari zona aman dengan berinvestasi.
Direktur Operasional, Digital, dan juga Teknologi Pengetahuan PNM Sunar Basuki mengemukakan pelaku usaha ultra mikro bisa saja naik kelas dengan bervariasi kegiatan edukasi keuangan dan juga kemauan yang tersebut kuat untuk berkembang.
"PNM memfasilitasi untuk modal intelektual lewat bervariasi acara edukasi keuangan mulai dari tabungan, pembangunan ekonomi hingga pengelolaan keuangan untuk usaha," ujar Sunar melalui keterang di Jakarta, Sabtu.
Salah satu pelanggan Mekaar yang telah lama mendapat khasiat dari edukasi keuangan yang mana diberikan PNM adalah Dahlia Naomi, pelaku bisnis skala rumah tangga yang dimaksud memproduksi sambal. Ia melakukan penanaman modal tabungan emas dari BRI serta Pegadaian.
"Sering diberikan informasi tentang literasi keuangan sebanding tim Mekaar, terus akhirnya diperkenalkan dengan salah hasil tabungan emas dari pegadaian. Setelah cari tahu tambahan di ternyata tabungan emas sangat menjanjikan untuk penanaman modal masa depan," ujar Dahlia.
Dengan pendapatan jualan per bulan sebesar Rp5 juta, sebut Dahlia, keuntungannya disisihkan sekitar Rp200 ribu untuk tabungan emas sebagai dana investasi. Ia berikrar memanfaatkan penanaman modal ini untuk keperluan pendidikan.
Selain penanaman modal melalui emas, Dahlia juga turut mengikuti pelatihan literasi keuangan mengenai pembangunan ekonomi Reksa Dana yang digunakan diinisiasi oleh PNM berkolaborasi dengan BRI Group lainnya. Baginya, pelatihan yang digunakan diberikan oleh PNM sangat memberikan pencerahan bagi pengguna Mekaar yang dimaksud masih awam dengan investasi.
BRI, Pegadaian, lalu PNM berazam untuk mengembangkan sektor ekonomi di dalam tingkat bawah melalui Holding Ultra Mikro, memberdayakan pelaku usaha ultramikro agar dia tak hanya saja bermetamorfosis menjadi agen pertumbuhan perekonomian lokal, namun turut juga pada perkembangan kegiatan ekonomi nasional secara menyeluruh.
Untuk Maret 2024, jumlah agregat pelanggan PNM yang tersebut naik kelas ke Pegadaian ataupun BRI sudah pernah mencapai 1,35 jt nasabah.
Artikel ini disadur dari PNM dorong pelaku usaha ultra mikro berani berinvestasi






