Perasaan Campur Aduk Putri KW pasca Kalahkan Tai Tzu Ying pada Taipei Open 2024

TAIPEI – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Putri KW), tak bisa jadi mengungkapkan perasaannya setelahnya mengalahkan Tai Tzu Ying dalam perempatfinal Taipei Open 2024. Secara keseluruhan Putri KW mengaku senang.
Sebagaimana diketahui Putri KW berhasil menimbulkan kejutan di dalam perempatfinal Taipei Open 2024 dengan menumbangkan Tai Tzu Ying yang dimaksud merupakan unggulan 1. Lewat rubber game, Putri KW menang dengan skor 21-18, 16-21, juga 22-24 dalam Taipei Arena, Taiwan.
Kemenangan yang dimaksud pun disyukuri Putri KW . Apalagi dengan hasil itu, ia sanggup mengamankan tiket semifinal di dalam kompetisi berlevel Super 300 tersebut.
“Pertama saya mengucapkan alhamdullilah dapat mengungguli pertandingan ini dengan baik serta tidaklah ada cedera apa pun,” kata Putri di keterangan pers PBSI, Hari Jumat (6/9/2024).
Putri KW mengaku bahwa perasaannya campur aduk sanggup mengalahkan Tai Tzu Ying. Namun, beliau merasa senang sebab dapat mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menghadapi mantan peringkat satu dunia itu.
“Perasaanya campur aduk bisa saja menang melawan Tai Tzu Ying tapi yang dimaksud pasti saya senang bisa saja mengeluarkan permainan yang digunakan baik,” lanjutnya
Pada akhir gim ketiga, Putri tak menyangkal merasakan ketegangan. Apalagi sempat dikejar pada waktu unggul 16-9 hingga akhirnya terjadi imbang 20-20.
Pada momen tersebut, Putri KW mencoba tenang dan juga tetap saja menjaga fokusnya agar sanggup merebut kemenangan kemudian menegaskan tiket ke semifinal.
“Ada tegang sedikit pada waktu poin-poin kritis tapi saya mencoba untuk tenang lalu tidaklah terburu-buru. Saya juga menjaga fokus untuk terus mengejar bola kemanapun dari pengembalian lawan,” tambah Putri KW.
Selanjutnya, Putri KW akan bertemu duta tuan rumah lainnya yakni Chiu Pin-Chian. Calon lawannya yang disebutkan juga menimbulkan kejutan dengan mengalahkan unggulan kelima selama Jepang, Natsuki Nidaira dengan skor 15-21, 21-19, serta 21-16.






