Lifestyle

Merasa Tidak Bersalah, Pangeran Harry Bangga Cerita Pernah Pakai Narkoba

JAKARTA – Pengakuan Pangeran Harry yang digunakan sangat jujur di memoarnya yang terbuka kembali menghantuinya. Dalam bukunya yang mana “kasar” lalu “tanpa basa-basi” Spare, Duke of Sussex berbicara tentang pengaplikasian narkoba juga memunculkan pertanyaan tentang visa AS, dan juga apakah ia menerima perlakuan khusus?

Dokumen yang digunakan berkaitan dengan visa Harry dibuka lalu tampaknya upaya dari lembaga pemikir konservatif Heritage Foundation untuk mengetahui rahasia aplikasinya telah lama gagal. Berhalaman-halaman dokumen itu disunting secara besar-besaran kemudian status imigrasi sang pangeran juga bukan diungkapkan, belaka menawarkan sedikit detail baru.

Namun, diambil Mirror, orang di menyatakan kisah ini masih jarak jauh dari selesai bagi Harry, dengan prakiraan Presiden Trump sekarang dapat campur tangan. Saat pertempuran terus berlanjut, kita mengawasi kembali semua yang mana dikatakan Harry di bukunya tentang pemanfaatan narkoba.

Salah satu narkoba yang digunakan diakui Harry dikonsumsi pada Spare adalah ganja serta di buku tersebut, ia mengingat perkenalannya dengan ganja ketika beliau berada pada Eton College.

“Saya tiada ingat bagaimana kami mendapatkan barang itu. Salah satu teman saya, saya kira. Atau mungkin saja beberapa. Setiap kali kami memilikinya, kami akan menguasai kamar mandi kecil di area lantai atas, di dalam mana kami akan menerapkan jalur perakitan yang mana sangat cermat dan juga teratur. Smoker duduk dalam toilet di area samping jendela, anak kedua bersandar dalam wastafel, anak ketiga kemudian keempat duduk di tempat bak mandi yang kosong, kaki menjuntai, mengantisipasi giliran,” tulis Pangeran Harry.

“Anda akan menghisap satu atau dua kali, meniup asapnya mengundurkan diri dari jendela, lalu pindah ke tempat berikutnya, secara bergiliran, sampai spliffnya habis. Kemudian kami semua menuju ke salah satu kamar kami lalu tertawa terbahak-bahak ketika menonton satu atau dua episode acara baru. Family Guy. Saya merasakan ikatan yang tersebut tak dapat dijelaskan dengan Stewie, nabi tanpa kehormatan,” tulisnya.

Dalam buku itu, Harry juga ingat melinting ganja ketika beliau serta Meghan tinggal pada rumah Tyler Perry pasca mereka melarikan diri ke AS. Dalam buku itu, Harry mengingat bagaimana ia juga Meghan mencintai rumah Tyler kemudian menyebutnya sebagai ‘Xanadu’.

Namun, kegelisahan keamanan dalam benaknya, beliau juga merinci bagaimana ketika semua orang telah tidur, beliau akan mendapati dirinya berjalan dalam sekitar rumah sambil memeriksa pintu juga jendela. Dan pada memoarnya.

“Lalu saya akan duduk di tempat balkon atau tepi taman kemudian melinting ganja. Rumah itu menghadap ke lembah, di tempat seberang lereng bukit yang tersebut dipenuhi katak. Saya akan mendengarkan lagu larut di malam hari mereka, mencium udara beraroma bunga. Katak, bau, pepohonan, langit berbintang yang dimaksud besar, semuanya menghadirkan saya kembali ke Botswana,” tulisnya.

Related Articles

Back to top button