Menparekraf: Paket wisata 3B untuk kurangi beban ke Bali selatan

DKI Jakarta – Menteri Perjalanan dan juga Kondisi Keuangan Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan paket wisata 3B yakni Banyuwangi-Bali Barat-Bali Utara untuk menurunkan beban di Bali selatan.
"Jadi paket wisata 3B ini adalah untuk menurunkan beban yang digunakan ada ke Bali selatan. Untuk hari ini, keterbatasannya adalah penerbangan ke Banyuwangi, Jawa Timur dan juga kapal cepat yang tersebut sedang disiapkan oleh asosiasi," ujar Sandiaga pada Jakarta, Senin.
Kementerian Peluang Usaha Pariwisata kemudian Sektor Bisnis Kreatif (Kemenparekraf) sudah ada mulai berjualan juga mengukur berapa permintaannya (demand) terkait paket wisata tersebut.
"Kita telah mulai berjualan juga mengukur permintaannya berapa. Tapi nantinya, masuknya itu dari Banyuwangi serta menghubungkannya ke Bali utara juga Bali barat," kata Sandiaga.
Paket wisata 3B yang dimaksud memiliki target 10 persen dari total wisatawan yang mana datang ke Bali baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.
"Wisatawan nusantara serta wisatawan mancanegara, sebab sudah ada ada juga dari Tiongkok, dari beberapa area lainnya, masuknya itu dari Surabaya, ke Bromo, Ijen, juga melanjutkan ke Bali," ujar Sandiaga.
Terkait infrastruktur, Sandiaga menyampaikan bahwa untuk ke Banyuwangi, Jawa Timur juga Lovina, Wilayah Buleleng, Bali, sudah ada siap. Sedangkan kesiapan infrastruktur pada Pemuteran, Daerah Buleleng harus diperkuat kemudian ditingkatkan kapasitasnya.
Kemenparekraf berkolaborasi dengan pemerintahan Daerah (Pemda) Kota Banyuwangi, Pemda Daerah Jembrana, kemudian Pemda Kota Buleleng meluncurkan paket wisata 3B yakni Banyuwangi-Bali Barat-Bali Utara.
Paket wisata ini merupakan salah satu upaya Kemenparekraf pada melakukan redistribusi wisatawan yang dimaksud banyak terpusat di Bali Selatan untuk menyebar ke Bali Barat kemudian Bali Utara dengan Banyuwangi sebagai pintu masuk.
Aksesibilitas yang mana ditawarkan di paket yang disebutkan salah satunya adalah menggunakan kapal cepat dari Pantai Boom di dalam Banyuwangi menuju Lovina, dengan titik pemberhentian di dalam dermaga Desa Pemuteran, Kota Buleleng.
Menparekraf optimistis paket wisata ini nantinya akan mengejutkan minat banyak wisatawan. Karena selain menuju Lovina, Desa Pemuteran sendiri juga memiliki beraneka daya tarik seperti wisata religi juga salah satu acara terbaik yakni Pemuteran Bay Festival.
Paket wisata ini diharapkan bermetamorfosis menjadi terobosan (game changer) yang tersebut akan menguatkan pariwisata yang dimaksud berkualitas dan juga berkelanjutan ke Bali.
Artikel ini disadur dari Menparekraf: Paket wisata 3B untuk kurangi beban di Bali selatan






