Mengenal Asal-usul Meghan Markle, dari Aktris hingga Jadi Anggota Keluarga Kerajaan

JAKARTA – Meghan Markle adalah sosok yang digunakan menarik perhatian dunia oleh sebab itu kisah cintanya dengan Pangeran Harry serta perannya sebagai anggota Keluarga Kerajaan Inggris. Namun, siapa sebenarnya Meghan Markle sebelum menjadi orang putri?
Pemilik nama asli Rachel Meghan Markle itu lahir pada 4 Agustus 1981 dalam West Park Hospital, Los Angeles, California, Amerika Serikat. Ayahnya, Thomas Markle, adalah pribadi direktur pencahayaan untuk serial televisi populer seperti Married with Children lalu General Hospital. Ibunya, Doria Ragland, adalah seseorang pekerja sosial lalu instruktur yoga.
Dilansir dari DW, Rabu (4/9/2024), Thomas mempunyai darah campuran Belanda-Irlandia, lalu melalui pekerjaannya, ia memberi Meghan kesempatan untuk mengenal dunia bidang hiburan sejak usia dini.
Doria sendiri merupakan seseorang pekerja sosial lalu instruktur yoga keturunan Afrika-Amerika. Ia berasal dari keluarga yang tersebut mempunyai akar budaya Afrika-Amerika yang kuat, juga ini memainkan peran penting di pembentukan identitas Meghan. Doria adalah sosok yang sangat dekat dengan Meghan, khususnya pasca perceraian orang tuanya ketika Meghan masih berusia 6 tahun.

Foto/People
Latar belakang keluarga yang digunakan beragam ini memberikan Meghan perspektif yang dimaksud kaya dan juga membuatnya menjadi sosok yang digunakan multikultural.
Meghan bertambah besar pada Los Angeles kemudian menjalani masa kecil yang mana relatif normal, meskipun berasal dari keluarga dengan latar belakang yang dimaksud unik. Ia bersekolah pada sekolah Katolik khusus perempuan, Immaculate Heart High School, dalam mana ia mulai menunjukkan minat pada seni lalu kegiatan sosial.
Setelah lulus dari sekolah menengah, Meghan melanjutkan pendidikannya di area Northwestern University di dalam Evanston, Illinois. Di sana, ia mengambil jurusan komunikasi serta teater, yang mana menggambarkan minatnya di dunia seni peran. Meghan juga terlibat di berbagai kegiatan sosial kemudian organisasi, memperlihatkan jiwa kepemimpinan serta kepedulian terhadap isu-isu sosial yang akan terus ia bawa di hidup dewasanya.






