Kunjungi Kolombia, Apakah Pangeran Harry juga Meghan Markle Jadi Pion Politik?

JAKARTA – Meghan Markle juga Pangeran Harry akhirnya mendarat di area Kolombia untuk ‘tur quasi royal’ kedua mereka. Perjalanan ini diharapkan akan meningkatkan citra mereka di area panggung dunia.
Sussexes akan memulai tur empat hari mereka itu di area negara Amerika Selatan yang tersebut dilanda kejahatan juga akan mengunjungi Bogota, kota kolonial bersejarah Cartagena di area Pantai Karibia serta Cali, tempat dia akan hadir di festival budaya.
Pangeran Harry serta Meghan Markle datang melawan undangan Wakil Presiden Kolombia Francia Marquez, wanita epidermis hitam pertama yang mana memegang jabatan itu.
Perjalanan ini akan memungkinkan Meghan, yang dimaksud merayakan ulang tahunnya yang ke-43 Mingguan lalu, untuk memamerkan kefasihannya berbahasa Spanyol yang dimaksud dipelajarinya di area sekolah swasta dalam LA lalu disempurnakan di tempat Kedutaan Besar Negeri Paman Sam pada Argentina.
Namun bagi berbagai warga Kolombia, kunjungan Sussex itu dipandang tidaklah lebih besar dari sekadar upaya sinis oleh pemerintah sayap kiri yang dimaksud gagal kemudian memanfaatkan pasangan itu sebagai ‘pion politik’ untuk mengalihkan perhatian dari sejumlah kesulitan yang mana sudah dialami di area negaranya.
“Saya yakin Meghan lalu Harry bermaksud baik, tetapi semua orang di dalam di lokasi ini berbicara tentang betapa jelas mereka dimanipulasi,” kata manusia pengacara di area Bogota mengungkapkan terhadap MoS.
“Tentu saja, kekuatan bintang merekan akan digunakan untuk menarik perhatian pada orang miskin juga area budaya tertentu di area Kolombia, tetapi kenyataannya pemerintah Kolombia sudah pernah tenggelam pada skandal sejak datang dua tahun lalu. Mereka membutuhkan sesuatu untuk menenangkan orang-orang di area pada negeri juga menciptakan mereka terlihat baik di tempat luar negeri,” tuturnya lagi.
Di Kolombia, keluarga Sussex telah terjadi memilih untuk mengunjungi salah satu tempat paling berbahaya di tempat dunia – dengan situs web eksekutif Inggris serta Amerika Serikat mengingatkan para pelancong tentang terorisme, penculikan kemudian kejahatan jalanan, pemerkosaan juga perampokan tingkat tinggi.
Baik pemerintah, polisi, maupun militer Kolombia bukan akan mengkaji pengaturan keamanan untuk keluarga Sussex, tetapi sumber yang dimaksud miliki informasi lengkap menyatakan untuk surat kabar ini bahwa biaya keamanan akan ditanggung oleh pembayar pajak Kolombia.






