Olahraga
Ketum PB Persani: Rifda telah coba empat alat selama TC di Belanda

Ibukota Indonesia –
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Senam Tanah Air (PB Persani), Ita Yuliati, mengungkapkan bahwa atlet senam artistik Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024, Rifda Irfanaluthfi, sudah ada mencoba empat alat selama pemusatan latihan (TC) dalam Belanda.
Ia membeberkan, perwakilan Indonesi satu-satunya untuk cabang olahraga tersebut, sehingga lebih banyak mempersiapkan diri dengan matang untuk mentas pada turnamen olahraga multi event paling bergengsi dalam dunia, yang digunakan diselenggarakan pada 26 Juli sampai 11 Agustus mendatang.
"Selama dalam Belanda ia (Rifda) telah mencoba atau latihan empat alat," kata Ita usai mengikuti kegiatan Penutupan Indonesi Open Gymnastics 2024 ke Lapangan Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Minggu.
Lebih lanjut Ita membeberkan, dirinya juga sudah ada mengomunikasikan dengan Rifda pada Hari Sabtu (13/7) waktu malam lalu.
Ia mengungkapkan, di komunikasi itu Rifda sempat mengaku kecapekan juga sedikit ada permasalahan dalam lututnya.
"Namun, beliau juga mengaku secara keseluruhan sudah siap untuk mengikuti Olimpiade nanti," ujar Ita yang digunakan merupakan mantan atlet senam nasional.
Ia menambahkan, Persani terus-menerus berupaya keras untuk menggalang lalu memenuhi keperluan Rifda, sehingga bisa saja fokus menjalani persiapan.
"Rifda akan berkompetisi pada 28 Juli," kata Ita.
Sementara itu, pada pertandingan senam artistik, empat alat yang dimaksud digunakan, yaitu kuda lompat (vaulting horse), palang bertingkat (uneven bars), balok keseimbangan (balance beam), kemudian lantai (floor exercise).
Rifda Irfanaluthfi merupakan atlet senam Negara Indonesia pertama yang dimaksud mengukir sejarah, sebab berhasil lolos ke Olimpiade.
Bahkan, ia lolos tidak dari jalur undangan, melainkan berjuang pada putaran Kualifikasi Olimpiade.
Untuk mampu menyebabkan Lagu Indonesia Raya berkumandang di dalam Paris, PB Persani sangat mempersiapkan dengan matang latihan atlet tersebut.
Rifda dengan pelatihnya Eva Novalia diberangkatkan ke Heerenveen, Belanda untuk berlatih dengan fokus sebelum ke Paris, Prancis.
Belanda dipilih sebagai tempat pemusatan latihan, akibat adaptasi cuaca akan lebih tinggi sederhana dilakukan.
Selain itu, alat-alat pada posisi itu disebut bagus untuk latihan, juga dekat dengan Paris.
Artikel ini disadur dari Ketum PB Persani: Rifda sudah coba empat alat selama TC di Belanda






