Profil singkat Elisa Kambu, calon gubernur Papua Barat Daya 2024

Ibukota Indonesia – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat Daya mengumumkan bahwa Elisa Kambu resmi menjadi Calon Pengelola Papua Barat Daya yang digunakan berpasangan dengan Ahmad Nasrauw.
Meski sebelumnya berkas pendaftaran Elisa-Ahmad sempat dikembalikan oleh sebab itu belum memenuhi persyaratan terkait tanda tangan pengurus salah satu partai pengusung, merekan berhasil memenuhi semua persyaratan yang tersebut diperlukan sehingga pendaftarannya dinyatakan sah.
Elisa Kambu, pria kelahiran 12 Mei 1964 ini merupakan pribadi politikus dari partai kebijakan pemerintah PDI-Perjuangan. Dia mengawali karier politiknya dengan mencalonkan diri pada Pilbup Asmat 2015 yang ketika itu berpasangan dengan Thomas Eppe Safanpo.
Elisa Kambu-Thomas Eppe Safanpo berhasil meraih tempat pertama pada Pilbup yang disebutkan dengan memperoleh 53% ucapan sah, beliau kemudian resmi dilantik sebagai Pimpinan Daerah Asmat pada tahun 2016.
Maju dengan jabatannya sebagai Bupati, Elisa kembali berpasangan dengan Thomas Eppe Safanpo untuk mengikuti Pilbup Asmat pada tahun 2020. Pada pemilihan bupati tahun 2020 Elisa-Thomas diusung oleh 9 partai politik, yaitu PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, Golkar, NasDem, PKS, PSI, PAN, serta Partai Demokrat. Mereka berhasil meraih 55% pernyataan sah lalu kembali dilantik bermetamorfosis menjadi bupati dan juga perwakilan bupati Asmat pada tahun 2021.
Setelah dua periode menjabat sebagai Bupati, Elisa mengambil langkah yang tersebut lebih lanjut besar yaitu mengikuti Pemilihan Kepala Daerah 2024 sebagai Calon Kepala daerah Papua Barat Daya. Kali ini Elisa berpasangan dengan Ahmad Nasrauw yang digunakan merupakan ketua MUI Provinsi Papua Barat. Mereka diusung oleh tiga partai kebijakan pemerintah yaitu Partai Gerindra, PAN juga PKB.
Artikel ini disadur dari Profil singkat Elisa Kambu, calon gubernur Papua Barat Daya 2024






