Islah Bahrawi Yakin Akun Kaskus Fufufafa Punya Gangguan Jiwa lalu Narsistik

JAKARTA – Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi mengaku sangat yakin bahwa akun Kaskus Fufufafa mempunyai gangguan jiwa kemudian sangat narsistik. Diketahui, Fufufafa heboh diperbincangkan masyarakat.
“Saya yakin, seyakin-yakinnya, akun fufufafa ini miliki gangguan jiwa dan juga sangat narsistik — sehingga serupa sekali tak punya tata krama. Atau mampu juga pecandu Narkoba yang setiap log in dalam Kaskus sedang ketagihan berat,” cuit Islah Bahrawi pada akun X (sebelumnya Twitter, red), Hari Jumat (13/9/2024).
Islah telah dilakukan mengizinkan SINDOnews mengutip cuitannya tersebut. Sekadar informasi, akun Fufufafa yang digunakan kerap menulis komentar mencela Prabowo Subianto serta keluarga sibuk diperbincangkan dalam media sosial.
Tidak sedikit netizen menduga pemilik akun adalah putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka. Komentar negatif akun Fufufafa terhadap Prabowo terjadi pada periode 2014-2019.
Pada Pilpres 2014 juga 2019, Prabowo menjadi lawan Jokowi. Pada Pilpres 2014, Prabowo-Hatta Rajasa melawan Jokowi-Jusuf Kalla (JK). Sedangkan Pilpres 2019, Prabowo berduet dengan Sandiaga Uno melawan Jokowi-KH Ma’ruf Amin.
Pada Pilpres 2024, Prabowo-Gibran ditetapkan sebagai pemenang dan juga akan dilantik sebagai Presiden dan juga Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024. Sementara, Menteri Komunikasi serta Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi membantah akun Fufufafa bukanlah milik Gibran.
Kendati demikian, pihaknya berada dalam mendalami akun Fufufafa. Dia mengaku tak mengetahui kepemilikan akun Fufufafa. Budi meminta-minta umum bersabar mengantisipasi hasil pendalaman Kominfo terhadap akun tersebut. “Tunggu sekadar nanti ada waktunya,” ucapnya.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara mengenai isu yang kian santer tersebut. “Jadi, akun itu sekadar nggak sempat dibahas apa-apa. Bagaimana kemudian ngebikin keretakan (hubungan Prabowo-Gibran),” ujar Dasco di dalam Kompleks Parlemen, Senayan, DKI Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2024).




