Grok Kecerdasan Buatan Elon Musk Bermasalah dengan pemerintahan Amerika Serikat

JAKARTA – Bot obrolan Artificial Intelligence milik Elon Musk , Grok, mendapat permasalahan dengan pemerintah internasional lantaran terus menggunakan kata-kata makian.
Grok adalah chatbot kecerdasan buatan generatif yang mana dikembangkan oleh perusahaan xAI milik pelaku bisnis teknologi Musk.
Bot yang disebutkan digunakan di tempat X/Twitter pada mana para pengguna dapat mengajukan pertanyaan kepadanya dan juga pernah memberikan jawaban jujur tentang pembuatnya, dengan mengungkapkan bahwa Musk telah lama “menyebarkan informasi ke miliaran orang” .
Kini, bot yang dimaksud telah terjadi menghadirkan Musk di permasalahan penting dengan pemerintah India setelahnya bot yang disebutkan menanggapi pengguna dengan bahasa gaul dan juga kata-kata makian di bahasa Hindi.
Menurut laporan, Kementerian Elektronika juga Teknologi Berita (MeitY) di area India berencana untuk menyelidiki Grok melawan pemanfaatan bahasa kasar.
“Kami sedang berkomunikasi, kami sedang berbicara dengan merekan (X/Twitter) untuk mencari tahu mengapa hal itu terjadi kemudian apa semata masalahnya. Mereka sedang bekerja sebanding dengan kami,” kantor berita PTI mengutip sumber kementerian.
Dalam satu contoh, pribadi pengguna mengajukan pertanyaan terhadap Grok tetapi tidak ada mendapat jawaban.
Mereka bertanya lagi terhadap chatbot yang disebutkan kemudian menambahkan kata-kata makian pada bahasa Hindi. Ketika Grok menjawab, mereka juga menggunakan kata-kata makian yang mana sejenis terhadap pengguna lalu menyuruhnya untuk “berhenti menangis sekarang”.
Grok mempunyai kemampuan untuk berbicara di banyak bahasa lalu banyak menanggapi dengan cara yang tersebut informal atau tak konvensional.
Tidak seperti bot lain seperti Gemini milik Google kemudian ChatGPT, bot ini tampaknya tidak ada diprogram untuk menghindari umpatan.
November lalu, sebuah posting blog yang mana mengumumkan chatbot yang dimaksud menjelaskan: “Grok dirancang untuk menjawab pertanyaan dengan sedikit kecerdasan serta mempunyai sifat pemberontak, jadi mohon jangan menggunakannya apabila Anda bukan suka humor!”





