George Kambosos Tumbang 3 Kali Beruntun: Lihatlah Muhammad Ali Juga Kalah!

George Kambosos Jr. tidak ada patah semangat dengan tiga kekalahan yang tersebut dialaminya di tiga tahun terakhir, jelang laga Hari Sabtu di malam hari ini melawan Jake Wyllie di tempat Qudos Bank Arena, Sydney Olympic Park, Sydney, Australia. Mantan juara bersatu kelas ringan George Kambosos Jr yang mana mempunyai rekor 21-3 (10 KO) meninjau kekalahannya sebagai pelajaran yang tersebut dapat dipetik dan juga sebagai bagian dari olahraga ini.
Jika ada petarung yang bertahan cukup lama, merekan akan dikalahkan, kecuali apabila mereka itu tiada mengambil pertarungan yang berisiko. George Kambosos, 31 tahun, akan menghadapi lawan penggantinya, Jake Wyllie yang mana berusia 24 tahun (16-1, 15 KO), pada laga utama 12 ronde di dalam DAZN.
Dalam laga pendukung utama, juara dunia kelas bulu wanita WBC, Skye Nicolson (12-0, 1 KO), akan mempertahankan gelarnya melawan Tiara Brown (18-0, 11 KO) pada sebuah laga 10 ronde. Kambosos membutuhkan salah satu penampilan terbaiknya pada hari Sabtu, dikarenakan ia tidaklah boleh kalah di pertarungan ini, lantaran perebutan gelar kejuaraan juara dunia akan berlangsung melawan juara IBF kelas 63,5 kilogram, Richardson Hitchins, jikalau ia menang.
George memiliki rekor 1-3 sejak tahun 2022, kemudian Anda dapat menyebabkan argumen yang tersebut kuat bahwa ia seharusnya 0-4. Satu kemenangannya di empat pertarungan terakhirnya adalah sebuah tindakan mayoritas 12 ronde yang dimaksud meragukan pada waktu menghadapi Maxi Hughes pada tahun 2023
“Lihatlah Muhammad Ali. Lihatlah Roberto Durans, Sugar Ray Leonard lalu Duran. Mereka semua mengalami kekalahan. Bayangkan mereka itu pensiun setelahnya satu atau dua kekalahan. Tidak,” kata George Kambosos Jr. terhadap Matchroom Boxing, memberi tahu para penggemar bahwa ia bukan patah semangat pasca kalah tiga kali di kariernya. “Mereka semua adalah petarung,” kata George Kambosos Sr. “Mereka adalah Houdinis yang dimaksud hebat.”
“Cara saya memandangnya adalah ini tidak tentang menang lalu kalah. Melainkan menang juga mendengarkan. Anda terus bangkit.”






