ESG Bagian Tak Terpisahkan Bentoel Group lewat Barang dengan Risiko Rendah

JAKARTA – Dalam turnamen IDX Channel ESG Conference yang tersebut berlangsung pada Rabu (14/8) lalu, Bentoel Group turut ambil bagian pada salah satu diskusi panel. Presiden Direktur Bentoel Group, William Lumentut hadir menjadi salah satu panelis pada sesi pertama yang digunakan bertemakan ”How Can Companies Generate Value through Sustainability Action”.
Dalam pertemuan diskusi bersatu para pembicara lain dari PT PLN (Persero), PT Kalbe Farma Tbk., serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., William menekankan, bahwa sebagai korporasi yang tersebut bertanggung jawab, ESG menjadi bagian yang digunakan bukan terpisahkan dari operasional bidang usaha Bentoel Group.
Sejalan dengan komitmen BAT Group, Bentoel Group menyatakan ingin mencapai status NET Zero karbon pada 2050. Tujuan besar ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif reduce, reuse, recycle di area berbagai lini kegiatan bisnis perusahaan.
Dalam paparannya, William membagikan perkembangan capaian ESG Bentoel Group yang mana secara umum tambahan baik dari target induk Perusahaan maupun kompetitor, pada antaranya
– Mengurangi emisi karbon untuk Scope 1 serta 2 sebesar 83% pada tahun 2023 dibandingkan baseline tahun 2020;
– Daur ulang sebesar 94% sampah yang dimaksud dihasilkan dari operasional bisnis; dan
– Pengurangan pemakaian air hingga 75%.
Menanggapi pertanyaan moderator lalu kontestan tentang pembaharuan tren konsumen, William mengatakan, bahwa Perusahaan ketika ini sedang berinovasi untuk memenuhi permintaan konsumen dengan memperkenalkan produk-produk alternatif yang tersebut mempunyai peluang risiko tambahan rendah, seperti rokok elektronik dan juga vape .
Dengan tegas, William menyampaikan, bahwa produk-produk yang disebutkan tak bebas risiko, namun didukung dengan berbagai penelitian internal maupun lembaga independen, baik di tempat luar negeri maupun di area Indonesia, produk- barang alternatif yang dimaksud terbukti miliki peluang risiko yang tersebut lebih tinggi rendah dibandingkan dengan rokok konvensional.
Inovasi ini juga merupakan bagian komitmen Perusahaan untuk menciptakan Masa Depan yang tersebut Lebih Baik dengan menurunkan dampak kebugaran dari bisnis.
“Perusahaan memiliki komitmen yang digunakan jelas dengan kategori master plan terukur. Secara internal, kami miliki slogan ‘ESG front and centre’ yang digunakan kami terjemahkan menjadi aksi nyata dan juga kami menyebutnya dengan kampanye ’Bangun Bangsa’ yang menjadi pilar juga payung keberlanjutan dalam Indonesia,” ujar Presiden Direktur Bentoel Group, William Lumentut.
Melalui kampanye ’Bangun Bangsa’, Bentoel Group melakukan aksi nyata di bebagai bidang seperti: (1) pengurangan emisi karbon; (2) penatakeloaan sumber daya air; (3) pengolahan limbah; (4) menciptakan dampak sosial yang digunakan positif melalui pengembangan UMKM yang digunakan lebih tinggi inklusif.
Sebelumnya, Bentoel Group juga meraih Piala Penghargaan Khusus Industri Barang Pengguna Primer Pada IDX Channel Anugerah ESG 2024 yang diselenggarakan di area Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/7) dengan mengusung ‘Komitmen Menjalankan Strategi ESG Terintegrasi’.





