Celtics atasi Magic 103-86 di Game 1 playoff

Ibukota Indonesia – Boston Celtics membuka perjalanan playoff dia dengan kemenangan meyakinkan 103-86 menghadapi Orlando Magic di Game 1 putaran pertama Wilayah Timur, di Boston, Mulai Pekan WIB.
Kemenangan itu sempat dibayangi insiden jatuhnya Jayson Tatum yang mana memproduksi pergelangan tangannya tampak kesakitan. Saat Celtics mulai mengendalikan permainan pada kuarter keempat, Tatum terjungkal keras di sisi kanan tubuhnya pasca terkena kontak keras dari Kentavious Caldwell-Pope pada waktu melakukan dunk. Ia sempat terbaring dalam lantai, memegangi tangan kanannya.
“Saya cuma salah mendarat. Sakit sekali beberapa detik, tapi kemudian mereda,” ujar Tatum disitir dari laman nba. Ia memverifikasi bahwa hasil X-ray pasca-pertandingan menunjukkan tidaklah ada cedera serius.
Tatum terus menyelesaikan pertandingan dengan 17 poin, namun sorotan utama justru datang dari Derrick White yang tersebut mencetak 30 poin, diantaranya partisipasi penting pada waktu Celtics mendebarkan jarak dalam paruh kedua.
Payton Pritchard menambahkan 19 poin dari bangku cadangan, sementara Jaylen Brown mencetak 16 poin pada 31 menit penampilannya setelahnya absen ke tiga laga terakhir musim reguler akibat cedera lutut.
“Kami punya berbagai cara untuk menang. Banyak senjata yang mana sanggup kami gunakan,” kata White usai pertandingan.
Boston yang digunakan sempat tertinggal satu poin pada putaran pertama, tampil lebih banyak agresif dalam paruh kedua. Mereka memanfaatkan enam turnover Orlando di dalam kuarter ketiga untuk mencetak keunggulan 30-18 ke periode yang dimaksud kemudian mengatur 78-65 memasuki kuarter keempat.
Secara keseluruhan, Magic melakukan 15 turnover yang dimaksud memunculkan 24 poin untuk Celtics. Celtics yang tersebut sepanjang musim mencetak rekor NBA untuk tripoin, akhirnya menangguhkan pertandingan dengan 16 dari 37 tembakan tiga angka, meskipun sempat ditekan hanya sekali 7 dari 15 di dalam paruh pertama oleh pertahanan solid Magic.
Paolo Banchero berubah menjadi tumpuan Magic dengan 36 poin dan juga 11 rebound. Franz Wagner menambah 23 poin. Namun secara keseluruhan, Magic masih belum bisa jadi mengundurkan diri dari dari kutukan putaran pertama playoff sejak musim 2009-10.
“Ini Game 1, jadi wajar kalau ada rasa gugup. Penonton juga sangat berisik. Jadi tiada terlalu mengejutkan kalau kami kesulitan mencetak angka,” ujar Banchero.
Game 2 akan kembali dilakukan di dalam Boston pada Rabu (24/4) waktu malam waktu setempat, dengan Celtics menyebabkan kepercayaan diri tinggi untuk melanjutkan dominasi dia berhadapan dengan pasukan muda Orlando.
Artikel ini disadur dari Celtics atasi Magic 103-86 di Game 1 playoff






