Bagaimana Aturan Pengaplikasian Bahu Jalan Tol?
Jakarta – Polri menmberikan imbauan untuk para pemudik untuk mengelakkan beristirahat di dalam bahu jalan tol oleh sebab itu tindakan yang dimaksud dapat memunculkan bahaya lalu mengganggu perjalanan pemudik lainnya.
Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko, Juru Bicara Polri, menyatakan bahwa penting bagi seluruh komunitas untuk tiada beristirahat ke bahu jalan tol dikarenakan tindakan yang disebutkan dapat membahayakan diri sendiri kemudian pemukim lain, juga dapat menghambat perjalanan pemudik lainnya.
“Diimbau untuk seluruh masyarakat untuk tidak ada istirahat menggunakan bahu jalan akibat akan membahayakan dirinya, maupun warga lain, juga menghambat perjalanan bagi calon pemudik lainnya,” kata Juru Bicara Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko pada penjelasan resmi, Ahad, 7 April 2024.
Trunoyudo juga menghadirkan para pemudik untuk setiap saat memeriksa keadaan fisik pengemudi kemudian kendaraan sebelum berangkat. Dia juga menyarankan agar rest area dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, teristimewa bagi pemudik yang menggunakan mobil yang dimaksud melintasi tol.
Dia menyarankan agar para pemudik istirahat maksimal selama 30 menit di dalam rest area untuk memverifikasi kelancaran pelaksanaan mudik tahun 2024.
Imbauan ini merupakan perbuatan lanjut dari instruksi Kapolri, juga jikalau rest area penuh, pemudik dapat meninggalkan tol menuju jalan arteri untuk beristirahat di dalam beberapa titik.
Trunoyudo menegaskan pentingnya patuh terhadap peraturan kemudian ketertiban berikutnya lintas, dengan keselamatan di berkendara berubah menjadi prioritas utama.
Apa itu bahu jalan tol?
Bahu jalan tol adalah area di sebelah kiri juga kanan jalan utama pada jalan tol. Fungsi utama bahu jalan tol adalah sebagai tempat untuk berhenti darurat, parkir sementara, atau akses bagi kendaraan darurat.
Selain itu, bahu jalan tol juga penting untuk mempertahankan keamanan dan juga kelancaran sesudah itu lintas dengan memberikan ruang tambahan bagi kendaraan yang membutuhkan lebih besar berbagai ruang, seperti truk atau kendaraan besar lainnya. Biasanya, batas bahu jalan tol ditandai dengan garis putus-putus lalu tidaklah boleh digunakan sebagai jalur berikutnya lintas utama.
Fungsi Bahu Jalan Tol
1. Keamanan
Bahu jalan tol miliki peran penting sebagai tempat darurat untuk berhenti atau parkir sementara di keadaan darurat atau situasi yang mana memerlukan pemberhentian mendadak.
Fungsinya ini bertujuan untuk mempertahankan keselamatan pengendara lalu mengurangi terjadinya kecelakaan.
2. Akses Kendaraan Darurat
Bahu jalan tol memudahkan akses bagi kendaraan darurat seperti ambulans, pemadam kebakaran, kemudian polisi.
Area ini menyediakan jalur cepat yang digunakan mempercepat waktu tanggap di keadaan darurat, dengan memberikan ruang tambahan bagi kendaraan darurat.
3. Ruang Gerak Tambahan
Bahu jalan tol memberikan ruang lebih banyak bagi kendaraan yang digunakan membutuhkan area gerak ekstra, seperti truk atau kendaraan besar lainnya.
Hal ini membantu mengempiskan kemacetan juga merawat kelancaran tak lama kemudian lintas pada jalur utama.
4. Penyediaan Layanan
Selain itu, bahu jalan tol digunakan untuk menyediakan layanan dalam jalan tol, seperti area istirahat, pom bensin, serta prasarana lainnya.
Ini mempermudah pengguna jalan tol untuk beristirahat, mengisi material bakar, atau mendapatkan layanan lainnya.
5. Pemeliharaan lalu Perbaikan
Bahu jalan tol juga digunakan sebagai ruang kerja untuk kegiatan pemeliharaan serta perbaikan jalan tol.
Ini salah satunya perbaikan jalan, pemasangan atau perbaikan tiang penyangga, pembersihan, dan juga sebagainya.
Bahu jalan tol memberikan ruang yang mana aman bagi pekerja untuk melakukan tugas-tugas pemeliharaan serta perbaikan.
Aturan Pemakaian Bahu Jalan Tol
Penggunaan bahu jalan tol diatur oleh Peraturan pemerintahan Nomor 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol Pasal 41 ayat 2. Berikut adalah ketentuan penyelenggaraan bahu jalan tol menurut regulasi tersebut:
– Bahu jalan tol boleh digunakan oleh arus tak lama kemudian lintas di keadaan darurat.
– Bahu jalan tol ditujukan bagi kendaraan yang digunakan berhenti pada situasi darurat.
– Pemakaian bahu jalan tol tiada diizinkan untuk kegiatan menarik, menderek, atau mengupayakan kendaraan.
– Tidak diperbolehkan menggunakan bahu jalan tol untuk meninggikan atau menurunkan penumpang, barang, atau hewan.
– Bahu jalan tol tiada boleh digunakan untuk melakukan manuver mendahului kendaraan.
Pelanggaran terhadap aturan ini dapat mengakibatkan sanksi, diantaranya denda sebagian Simbol Rupiah 500.000 atau ancaman pidana dengan hukuman maksimum dua bulan, sesuai dengan ketentuan yang dimaksud diatur di Pasal 287 ayat 1.
EIBEN HEIZIER | MUTIA YUANTISYA | INDONESIABAIK
Pilihan editor: Tips Berkendara Jarak Jauh Aman dalam Jalan Tol
Artikel ini disadur dari Bagaimana Aturan Penggunaan Bahu Jalan Tol?






