Ini adalah Aturan yang mana Tak Boleh Dilanggar Pangeran George, Bisa Kehilangan Hak Istimewa Jadi Raja

JAKARTA – Pangeran George harus mengikuti aturan kerajaan yang mana ketat agar tidak ada kehilangan hak istimewanya sebagai calon raja, kecuali kakeknya, Raja Charles turun tangan dengan kebijakan itu. Soal apa?
Ya, keluarga kerajaan harus mengikuti beberapa pedoman, mulai dari apa yang tersebut boleh merek makan kemudian kenakan ketika acara resmi hingga tidak ada boleh bermesra-mesraan.
Dan ada satu peraturan yang dimaksud sudah ditetapkan lantaran alasan yang mengerikan, di tempat mana ketika ini Pangeran George akan segera dipaksa untuk berpisah dari ayahnya, Pangeran William.
Pewaris takhta bukan diperbolehkan terbang dengan untuk melindungi garis keturunan kerajaan.
Pembatasan ini hanya saja berdampak pada mereka itu yang mana berada di garis takhta dan juga karenanya termasuk William, ayahnya, Raja Charles kemudian neneknya, mendiang Ratu Elizabeth.
Hal ini juga memengaruhi Pangeran George, yang mana ketika ini berada di dalam urutan kedua. Tradisi ini diberlakukan apabila terjadi kecelakaan pesawat yang dimaksud fatal, sehingga untuk memverifikasi bahwa pewaris takhta setiap saat terlindungi lalu monarki tetap memperlihatkan stabil.
Berbicara di dalam ‘A Right Royal Podcast’ Majalah HELLO, mantan pilot Raja Charles, Graham Laurie berbicara tentang aturan yang disebutkan serta bagaimana hal itu memengaruhi Pangeran William muda ketika ia berusia 12 tahun pada 1994.
“Menariknya, kami menerbangkan keempatnya: Pangeran, Putri, Pangeran William lalu Pangeran Harry, hingga Pangeran William berusia 12 tahun. Setelah itu, beliau harus miliki pesawat terpisah dan juga kami belaka dapat menerbangkan keempatnya bersama-sama ketika merekan masih muda dengan izin ditulis dari Yang Mulia,” ujar Graham Laurie.
“Ketika William berusia 12 tahun, beliau akan terbang seperti biasa dengan pesawat 125 dari Northolt dan juga kami akan menerbangkan pesawat 146 dengan tiga lainnya,” tuturnya lagi.





