Pesan Bawaslu untuk KPU setelahnya DKPP Berhentikan Hasyim Asy’ari
Jakarta – Ketua Badan Pengawas pemilihan raya atau Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menafsirkan situasi yang mana sedang dihadapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tiada sederhana setelahnya Dewan Kehormatan Penyelenggara pemilihan (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian masih terhadap Ketua KPU Hasyim Asy’ari terkait perkara dugaan asusila.
“Kami berharap apa pun yang tersebut terbentuk dalam KPU, saya pernah komunikasikan ke Pak Afif (Plt Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin) badai pasti berlalu. Kapal KPU harus terus berlayar, siapa pun beliau nakhodanya,” kata Bagja pada Rapat Kesepahaman Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 di dalam Wilayah Sumatera yang dimaksud dipantau secara daring dari DKI Jakarta pada Selasa, 9 Juli 2024.
Anggota KPU memutuskan menunjuk Mochammad Afifuddin sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU RI menggantikan Hasyim pada rapat pleno tertutup pada Kantor KPU RI, Jakarta, Kamis, 4 Juli 2024.
Bagja menyebutkan beliau ingin menyambangi KPU usai putusan DKPP. Namun ia mengurungkan niatnya lantaran ingin menjaga perasaan anggota KPU lainnya.
Dia menganggap hal ini juga untuk menjauhi hal tak penting yang digunakan dapat berdampak negatif. Meski begitu, Bagja menghargai situasi internal KPU RI pada waktu ini.
“Kami melindungi perasaan teman-teman komisioner KPU. Untuk menjaga itu, kami bahkan tak berkomentar tentang apa pun putusan DKPP. Kami hanya saja siap akan melaksanakan putusan DKPP kemudian awasi putusan DKPP sesuai amar putusan yang digunakan disampaikan Pak Heddy (Ketua DKPP Heddy Lugito),” ujarnya.
Bagja mengungkapkan Afifuddin telah menyambangi Bawaslu pasca ditetapkan sebagai Plt Ketua KPU. Dia optimistis KPU dapat menyelenggarakan pemilihan kepala daerah Serentak 2024 yang digunakan menyisakan waktu 141 hari lagi.
KPU lalu Bawaslu sinergi sukseskan pemilihan gubernur Serentak 2024
Dalam kesempatan tersebut, Afifuddin mengutarakan KPU serta Bawaslu akan melakukan rapat koordinasi sama-sama untuk bersinergi menyukseskan pemilihan kepala daerah Serentak 2024.
“Pak Menko (Menkopolhukam Hadi Tjahjanto), saya mau melaporkan insyaallah mendekati pilkada jajaran KPU dan juga Bawaslu provinsi, kabupaten/kota akan melaksanakan turnamen rakor bersama,” ujar pria yang digunakan akrab disapa Afif itu.
- 1
- 2
- Selanjutnya
Artikel ini disadur dari Pesan Bawaslu kepada KPU setelah DKPP Berhentikan Hasyim Asy’ari





