Doa pasca mandi wajib, beserta tulisan arab, latin dan juga artinya

DKI Jakarta – Dalam agama Islam, merawat kebersihan kemudian kesucian tubuh adalah hal yang tersebut sangat penting oleh sebab itu dapat mempengaruhi sah atau tidaknya ibadah sholat.
Mandi wajib atau mandi junub adalah salah satu bentuk ibadah di Islam yang bertujuan untuk menyucikan diri dari hadas besar. Hadas besar ini dapat disebabkan oleh bermacam hal seperti keluarnya air mani, hubungan suami istri, haid, nifas, atau pasca melahirkan.
Sunah mandi junub
terdapat beberapa kesunnahan yang tersebut dapat dilaksanakan ketika melaksanakan mandi wajib. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Imam al-Ghazali pada kitab Bidâyatul Hidâyah, di antaranya adalah sebagaimana berikut:
- Membasuh tangan hingga tiga kali.
- Membersihkan segala kotoran atau najis yang mana masih menempel pada badan.
- Berwudhu dengan sempurna.
- Mengguyur kepala sampai tiga kali, bersamaan dengan itu melakukan niat menghilangkan hadast besar.
- Mengguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan badan sebelah kiri juga tiga kali.
- Menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak-banyaknya tiga kali.
- Menyela-nyela rambut serta jenggot (bila punya).
- Mengalirkan air ke lipatan-lipatan epidermis lalu pangkal rambut.
Doa setelahnya mandi wajib
Setelah melakukan mandi wajib kita dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah kita di menyucikan diri dengan membaca doa.
Bagi yang dimaksud ingin mengetahui cara membaca doa untuk menyempurnakan mandi wajib, berikut adalah langkah-langkahnya. Setelah selesai mandi dan juga mengundurkan diri dari dari kamar mandi, Anda dapat melanjutkan dengan membaca doa setelahnya mandi wajib sebagai berikut:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina.
Artinya:
“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, lalu aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya serta utusan-Nya. Ya Allah, jadikan lah aku diantaranya orang-orang yang dimaksud bertobat juga jadikan lah aku pula salah satunya orang-orang yang digunakan setiap saat menyucikan diri.”
Artikel ini disadur dari Doa setelah mandi wajib, beserta tulisan arab, latin dan artinya






