Timnas esports MLBB dan juga Free Fire dipilih lewat seleksi ketat

DKI Jakarta – Pembimbing Kepala Timnas Esports Indonesi Richard Permana mengungkapkan pemilihan kelompok nasional nomor Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB) Putra serta Free Fire untuk SEA Games 2025 Thailand ditentukan melalui seleksi ketat dan juga langkah-langkah yang tersebut panjang.
"Jujur ini melalui banyak tahap dari Desember sebenarnya kita sudah ada mengincar. Hasil IESF World Championship kemarin juga jadi evaluasi Badan Timnas," kata Richard untuk ANTARA di Jakarta, Selasa.
Pada IESF World Championship 2024 Riyadh, timnas MLBB Putra Negara Indonesia meraih perunggu tapi pada SEA Games 2023 Kamboja mereka itu kalah pada sesi Group Stage.
Untuk SEA Games 2025 Thailand, Pengurus Besar Esports Tanah Air (PB ESI) sudah pernah memulai pemusatan latihan nasional pada Mingguan (11/5) hingga memunculkan rekomendasi-rekomendasi yang mana menyebutkan beberapa nama.
"Beberapa nama itu pun kemudian juga diberikan indikator-indikator tambahan, mana yang mana akan sesuai dengan target objektif kita pada SEA Games Thailand nanti. Apakah Tim A, apakah Tim B, apakah Tim C misalnya. Lalu kita tambahkan lagi indikator lainnya, mana yang tersebut lebih lanjut cocok dibina oleh PB ESI selama tujuh bulan ke depan," kata Richard.
Indikator itu mempertimbangkan komponen internal kemudian eksternal yang mana sempat melalui perdebatan panas di Badan Timnas, hingga akhirnya mengerucut ke sebuah tim.
Atlet MLBB Putra yang digunakan masuk timnas esports Tanah Air untuk SEA Games 2025 Thailand adalah Aldhia Fahmi Aranda, Sultan Muhammad, Favian Bayu Putra, Christian Widy Wardhana Hartono, Yehezkiel Wiseman Hamonangan Napitu serta Riski, dengan Doly Van Pelo Sihotang sebagai instruktur dan juga asisten pembimbing Usep Satiawan.
"Penilaiannya sangat objektif. Kita enggak bercanda, kita enggak main-main. Karena pertimbangannya SEA Games terakhir kita target emas, enggak lolos grup. Tentu kita tiada mau mengulang kesalahan yang mana sama," ujar Richard.
Untuk nomor Free Fire, Badan Timnas mempunyai sudut pandang berbeda.
"Pertama pasti track record-nya dicek. Track record pelatihnya dulu dalam Kompetitif Internasional enam bulan terakhir, dengan persiapannya udah dari Desember," kata Richard.
Rekam jejak kompetisi internasional sebelum Desember lalu, termasuk Esports World Cup, FFWS, dan juga Kejuaraan Nasional.
Dari beberapa nama tim yang tersebut didapat, diwujudkan kembali pengecekan serta analisa mendalam, juga sinkronisasi terhadap sasaran SEA Games 2025 Thailand mempertahankan emas kemudian perak.
Khusus nomor Free Fire, setiap negara dapat mengirimkan dua tim.
Timnas esports Free Fire Tim 1 terdiri dari Wira Gunawan, Aby Siliwangi Jaya Kusuma, Abdullah Kamal Hasibuan, Muhammad Fikry Haikal dan juga M. Haidir Ali, dengan Adi Gustiawan sebagai instruktur lalu asisten instruktur Laurensius Ade Putra Utama.
Timnas esports Free Fire Tim 2 terdiri dari Erwin B, Adam Ramdani, Muh Raehan, Kahfi Alfathan lalu Rafli Aidil Fitrah, dengan Ahmad Fadly Masturoh sebagai ahli serta Arif Kurniawan asisten pelatih.
Timnas esports Indonesi juga memiliki grup MLBB Putri yang tersebut diperkuat Vivi Indrawaty, Michelle Denise Siswanto, Venny Lim, Cindy Laurent Siswanto, Viorelle Valencia Chen, dengan Ilyas Rahamanda sebagai instruktur juga Sherly Sindra asisten pelatih.
Mereka adalah regu yang digunakan meraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja, IESF World Championship 2024 Riyadh, serta Asian Esports Games 2024 Bangkok.
Timnas esports Negara Indonesia juga miliki delegasi untuk nomor FC Online, yakni Mohammad Ega Rahmaditya, Dwiga Meyza Amandha dan juga Muhammad Dzaky Firdaus, dengan Khairul Anam sebagai ahli dan juga Iqbal Barkah Pangestu asisten pelatih.
Artikel ini disadur dari Timnas esports MLBB dan Free Fire dipilih lewat seleksi ketat





