Madura United optimistis bisa jadi kejar defisit gol pada waktu lawan Svay Rieng

Gresik – Kepelatihan Madura United Alfredo Vera optimistis dapat mengejar defisit tiga gol ketika menjamu klub jika Kamboja, Svay Rieng, pada sisi kedua semifinal kejuaraan AFC Challenge League ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis (17/4) pukul 15.30 WIB.
"Semua tahu, kami harus mencetak minimal tiga gol untuk lanjut ke final. Walaupun kami tahu itu sulit. Tapi mereka itu dapat mencetak tiga gol dalam sana, kenapa kami tidaklah bisa jadi cetak tiga gol ke sini?" kata Alfredo Vera ketika konferensi pers di Gelora Joko Samudro Gresik, Rabu.
Meski demikian, Vera menyadari tugas timnya tidak ada mudah, namun segala kemungkinan bisa jadi terjadi dalam sepak bola.
Oleh oleh sebab itu itu, ia menekankan pentingnya menjaga mental juga bermain dengan tenang, tanpa tekanan berlebihan.
"Yang paling penting, mental kami ditata bisa saja menikmati pertandingan. Main dengan hati, dengan pikiran tenang. Pasti kami bisa," ucapnya.
Senada dengan sang pelatih, pemain asing Madura United, Lulinha, juga menaruh keyakinan timnya mampu bangkit pada hadapan pendukung sendiri.
“Esok adalah pertandingan yang tersebut sulit, tapi sangat penting buat kami, jangan terlalu fokus pada hasil 0-3, lebih tinggi baik berpikir langkah demi langkah,” kata pemain jika Brasil tersebut.
Menurut pemilik nama asli Luiz Marcelo Morais dos Reis itu, dukungan suporter akan berubah jadi kunci pada membakar semangat pasukan juga itu terbukti pada waktu pertandingan sisi kedua berjuang melawan Tainan City FC.
Meskipun begitu, ia kekal waspada terhadap penampilan impresif Svay Rieng di dalam sisi pertama, teristimewa pada awal pertandingan.
"Setelah enam menit merekan sudah ada cetak dua gol. Itu menghasilkan kami kesulitan. Tapi setelahnya itu Madura mulai bermain baik dan juga mengenali pertandingan. Jadi, semuanya masih mungkin," ucapnya.
Lulinha berharap dari pengalamannya selama tiga tahun dalam klub yang digunakan berjuluk Laskar Sappe Kerab itu, seluruh pemain akan bermain dengan hati serta dapat memproduksi momen yang tersebut bagus.
“Sekarang saatnya kami main dengan hati juga berupaya sebaik mungkin saja untuk menikmati jalannya pertandingan,” tuturnya.
Artikel ini disadur dari Madura United optimistis bisa kejar defisit gol saat lawan Svay Rieng



