Ombudsman Banten Temukan 4.700 Siswa Siluman Pasca-PPDB SMA Tahun Lalu, Terbanyak pada Tangerang Raya
Tangerang – Penerimaan Anggota Didik Baru atau PPDB tingkat SMA pada Banten untuk tahun ajaran 2023/2024 menghasilkan kembali berjumlah 4.700 ‘siswa siluman’. Mereka tak terdaftar ke jalur-jalur penerimaan yang mana ada di dalam PPDB namun tercatat di sistem pendataan nasional terpadu data pokok institusi belajar (dapodik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Investigasi serta Teknologi.
Temuan ribuan siswa siluman itu diungkap Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten Fadli Afriadi. Menurut dia, setiap sekolah seharusnya secara sistemik mengunci begitu telah terpenuhi kuota jumlah total siswa yang mana diterima lewat serangkaian PPDB. “Sehingga tidak ada ada celah bagi siswa baru dalam luar seleksi jalur zonasi, prestasi maupun afirmasi untuk didaftarkan sebagai siswa pada sistem dapodik ” kata Fadli untuk Tempo, Hari Sabtu 20 Juli 2024.
Ombudsman Banten, kata Fadli, prihatin dengan temuan yang tersebut didapat tersebut. Diharapkan, pada PPDB tahun ajaran 2024/2025 yang dimaksud baru belaka berlalu, prosesnya berjalan dengan sistem yang mana lebih lanjut baik. Apalagi, Ombudsman Banten telah lama menghimpun kepala dinas sekolah se-Provinsi Banten sebelum PPDB 2024 bergulir.
“Hasilnya apakah masih ditemukan siswa siluman? Kami belum dapat menyampaikan lantaran input data dapodik masih berjalan hingga batas waktu 31 Agustus 2024,” katanya.
Seharusnya, kata Fadli, pada tahapan PPDB tidaklah ada jalur titipan pejabat atau titipan dari kalangan manapun yang dimaksud mengangkangi jalur-jalur penerimaan yang telah ditetapkan secara transparan. Tapi, faktanya, dari temuan yang didapat, terungkap jalur titipan yang dimaksud menciptakan siswa siluman itu tersebar luas dalam sekolah setingkat SMAN di Tangerang Raya.
“Kalau titipan kok sebanyak-banyaknya itu, ya sanggup disebut siluman. Secara resmi tidak ada mendaftar, tapi waktu MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) ada lalu terdata dalam dapodik,” kata Fadli menunjuk selisih antara daya tampung yang tersebut diinformasikan pada waktu PPDB dengan realisasi di dalam Dapodik 2023/2024.
Kota Tangerang Selatan Termasuk yang Terbesar
Disebutkan, daya tampung banyaknya 45.987 namun jumlah keseluruhan siswa mencapai 50.495 orang. Di luar itu ada 1.249 kursi kosong. “Jumlah kursi kosong berbagai ditemukan pada sekolah luar Tangerang Raya,” kata Fadli.
Para siswa yang tersebut disebut ‘siluman’ di temuan itu pada masa kini duduk di kelas 11 di dalam setiap sekolah setingkat SMAN ke Banten. Mereka tersebar dalam 160 sekolah, terbanyak pada Perkotaan Tangerang Selatan lalu Daerah Tangerang.
Ombudsman Banten, kata Fadli, memonitor data kontestan didik pada satuan institusi belajar hingga beberapa minggu pasca-tahun ajaran baru atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Termasuk yang dipantau adalah penambahan daya tampung akibat adanya intervensi, titipan, kemudian faktor-faktor lainnya.
Fadli mengundang seluruh pihak untuk terus bersama-sama mengawal serta mewujudkan pelaksanaan PPDB secara transparan, obyektif, akuntabel, juga non-diskriminatif sesuai amanat peraturan perundang-undangan. Ombudsman juga mempersilakan rakyat yang mana merasa tiada santai dengan tahapan PPDB mengadu ke lembaga itu.
Artikel ini disadur dari Ombudsman Banten Temukan 4.700 Siswa Siluman Pasca-PPDB SMA Tahun Lalu, Terbanyak di Tangerang Raya




