Rangkaian Artificial Intelligence Ini, Dinilai Mampu Dongkrak Karier Influencer

JAKARTA – Aktifitas menjadi influencer merupakan salah satu profesi yang digunakan diminati pada waktu ini, teristimewa bagi anak muda. Brand akan melirik para Key Opinion Leaders atau akrab disebut KOL untuk memperkenalkan produk-produk mereka, jadi strategi pemasaran digital di tempat dunia.
Bisa dikatakan bahwa profesi Key Opinion Leaders atau akrab disebut KOL ketika ini telah tak dapat dibendung lagi perkembangannya. Bagaimana tidak, sekarang KOL telah menjadi salah satu bagian penting dari strategi pemasaran digital di area seluruh dunia.
Para brand biasanya akan minta rate card KOL sebagai biaya atau bayaran untuk sebuah promosi. Sejalan dengan profesi KOL yang digunakan semakin menjamur, berbagai jaringan untuk memperkuat profesi KOL juga mengambil bagian bertumbuh.
Salah satunya adalah KOL.ID. sebuah media marketing berbasis Teknologi AI pertama dalam Indonesia. Tak identik seperti media digital marketing lainnya, KOL.ID jadi jaringan marketing pertama pada Indonesia yang dimaksud hadir dengan teknologi AI.
Kehadiran teknologi Artificial Intelligence pada media ini ditujukan untuk semakin mempermudah kemudian mengupayakan perkembangan profesi KOL di area Indonesia. Sebelum diperkenalkan sistem marketing yang dimaksud satu ini juga sudah ada melalui tahap uji coba berkali-kali. Tujuannya untuk melakukan konfirmasi KOL.ID sudah ada benar-benar bisa jadi digunakan serta bermanfaat bagi para KOL.
Chief Marketing Officer KOL.ID, Fivyola Hendra, mengungkapkan lewat KOL.ID, influencer tidak ada perlu pusing-pusing lagi sebab harus menghasilkan rate card secara manual akibat dapat dilaksanakan lewat AI.
Dalam prosesnya, KOL.ID menggunakan data real time dari berbagai media media sosial. Informasi real time ini melakukan konfirmasi segala sesuatu yang tersebut ada di tempat pada rate card telah 99.9 persen akurat lalu sesuai dengan kondisi di dalam lapangan.
“Platform kami mengintegrasikan data real time dari platform digital media sosial populer seperti TikTok, Instagram, lalu YouTube. Hal ini menghilangkan bias pada memasukkan metrik media sosial secara manual,” katanya pada keterangan resminya untuk SINDOnews.com, Selasa (10/9).
Selain itu, salah satu keunggulan platform digital ini adalah dimana influencer dapat dengan mudah berbagi rate card terbaru mereka itu untuk brand serta klien yang dimaksud tertarik. Terhitung sudah ada ada lebih tinggi 1,1 jt KOL yang tersebut mencoba KOL.ID.KOL.ID juga membuka kegiatan pelatihan atau kelas untuk menjadi KOL sukses. Fakta real time ini melakukan konfirmasi segala sesuatu yang tersebut ada di area pada rate card telah 99,9% akurat juga sesuai dengan kondisi pada lapangan.
Dalam prosesnya, partisipan akan dilatih dengan segera oleh KOL atau content creator ternama. Melalui kelas ini diharapkan akan semakin banyak bibit-bibit KOL sukses yang mana nantinya berhasil memberikan dampak signifikan untuk perkembangan digital marketing baik dalam pada atau luar negeri sekalipun.





