Bayaran Monster KO Naoya Inoue Sekali Tanding Nyaris Tembus Rp100 Miliar

Naoya Inoue mempertajam rekor tak terkalahkan menjadi 28 kali (25 KO) usai mengalahkan TJ Doheny di pertarungan mempertahankan gelar kejuaraan juara kelas bantam super tak terbantahkan di dalam Ariake Arena, Tokyo. Lalu, kira-kira berapa bayaran yang mana diterima Monster KO Naoya Inoue sekali bertarung?
Data pendapatan resmi untuk Naoya Inoue vs TJ Doheny belum diungkapkan. Namun, penggemar mampu memperkirakan bilangan bulat yang dimaksud berdasarkan pendapatan merek sebelumnya.
Menurut laporan Sporting News, Inoue diperkirakan mengantongi USD1 jt (Rp15 miliar) pada pertarungan pertamanya melawan Nonito Donaire pada 2019. Sementara pada pertandingan ulang pada 2022 ia memperoleh USD500.000 (Rp7,7 miliar).
Sementara di debutnya di tempat Top Rank pada 2020, Monster KO ini mengantongi USD1,5 jt (Rp23 miliar) melawan Jason Moloney. Sejak pada waktu itu, angka-angkanya terus meningkat pada 2023.
Mulai dari USD5 jt (Rp77 miliar) melawan Stephen Fulton, serta USD6 jt (Rp92 miliar) pada waktu menang KO menghadapi Panther Nery. Menurut laporan dari NY Fights, untuk pertarungan melawan Doheny, petinju Negeri Sakura itu diharapkan memperoleh hadiah sekitar USD6,4 jt (Rp99 Miliar)
Tapi terlepas dari hal itu, Bruce Carrington menuding Inoue takut untuk naik kelas ke kelas bulu. Sehingga tak aneh petinju Jepun itu tetap memperlihatkan menjadi raja di tempat kelas bantam.
Carrington meyakini jikalau dirinya bisa saja menumbangkan Inoue. Menurutnya, ada celah pada permainan sewaktu mengalahkan TJ Doheny, 3 September lalu.
“Ada celah pada permainannya. Memang, ia petarung hebat, tetapi saya yakin sayalah yang mana akan menjatuhkannya. Saya ingin sekali bertarung dengan Inoue di tempat AS. Kalau harus pada Jepang, terserah,” kata Bruce Carrington terhadap saluran YouTube Secondsout.
“Saya bukan ingin terlalu banyak membicarakan Inoue dikarenakan ia butuh waktu lama untuk naik ke divisi kelas bulu. Ia punya berbagai urusan yang tersebut harus diurus (di kelas bantam super). Jadi, kalau waktunya tiba, ya sudah. Saya tidaklah ingin dianggap sebagai orang yang dimaksud populer oleh sebab itu Inoue. Saya ingin dikenal sebagai Bruce Carrington kemudian menjadi bintang saya sendiri dan juga fokus pada juara kelas bulu dalam hadapan saya pada waktu ini,” imbuh Carrington.






